Monday, March 05, 2012

Manise

ngetik ini ditemani I won't give up nya Jason Mraz, Mr Brightside nya The Killers, n Peri Cinta nya Marcell
ngetik ini juga terakhir di laptop lama gw :'(

[It was the memory we shared]

God bye my Portege M900 and welcome my Portege R830,,Setiap perjumpaan pasti ada perpisahan entah itu cepat atau lambat, bahkan sampai lamaaa banget (klo susah move on). body putihnya gak semulus dulu sudah ada beberapa noda2 yang mebuatnya tidak sebening pertama kali menyentuhnya, menemani gw saat senang, saat kerja, browsing, ngegame, saat gw kepo (penasaran), saat gw stalking, atau hanya sedang sedih dan memutar lagu galau di balik player musik yang kuinstallkan kepadanya maupun youtubing via browser. Tulisan Toshiba nya juga kini sudah berganti menjadi merk china gak jelas yaitu oshiba (hahaha..). terlalu banyak derita yang kuberikan kepadanya dan untuk pertama dan terakhir kalinya mungkin bisakah saya berkata TERIMA KASIH untukmu (*sambil ngelap ingus di pojokan).
Bersyukur walaupun harus backup data dan instal2 lagi tapi setidaknya bisa icip2 i7 ^^ hahahaha... game baru mana game baru??
Goodbye
welcome
It's not the dark clouds from losing now that matter. It's finding that ray of sunshine for the future.

[The phenomenal 4l@y]
Lagi baca tentang twitter @TengkuSophia, rasa kepo saya kembali bergejolak ditemani laptop lama ini kutelusuri apa yang membuatnya begitu fantastis dengan ke-4l@y-an nya. Ternyata beliau sedang mencoba populer dengan menghujat sesuatu yang benar2 sensitip di negeri ini, gw ngerasa beliau punya bakat provokator.

Setelah Menelaah, tidak perlu lah risau dengan porvokasi seperti itu.. tugas kita itu sebagai hamba Tuhan, jadi yah harus menghamba bukan manjadikan diri kita Tuhan dengan mencaci maki keyakinan orang lain. Tugas kita yah menjadi hamba sesuai dengan keyakinan masing2 tanpa perlu saling mempersaingkan cara dan yang mana lebih baik karena itu hak masing2 individu untuk mempercayai apa yang diyakininya, yang mana yang akan kau kagumi seorang yang berbeda agama tapi selalu menebarkan perilaku yang baik dan menjadikan dirinya tauladan dibandingkan seagama tapi berprilaku buruk dan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ?

gw lebih respect sama seseorang yang menjadikan baik perilakunya daripada menjadikan buruk perilakunya tanpa pandang agamanya, daerahnya, partai politiknya, tim fav sepakbolanya dll. Begitulah seharusnya cara kita menilai, kita melihat seseorang bukan karena dia siapa, darimana, atau yang di janjikan apa ? tetapi lebih kepada apa nilai tambah yang bisa ia berikan kepada kehidupan sosialnya. Kita tidak bisa menilai orang sebelum kita menilai diri kita sendiri, kita tidak bisa langsung menghakimi orang bahwa yang dilakukannya itu salah sebelum kita melihat apakah yang kita lakukan itu benar.

NB: update ada info bahwa accountnya di hack ternyata.. :D

[Tour Of Duty]
Berangkat Dini Hari pukul Setengah satu malam dari cengkareng untuk menjalankan tugas sempat singgah di bandara kampung halaman untuk transit 30 menit bandara Hasanuddin dan kuputuskan untuk tidak turun dari pesawat yang akan lanjut menuju Ambon takut klo turun niat untuk naek ke pesawat lagi jadi hilang. Untuk pertama kalinya merasakan sholat subuh dalam keadaan Duduk dan tidak tahu apakah menghadap kiblat apa tidak serta wudhu dengan percikan air secukupnya.Tiba pagi hari Sekitar jam Delapan waktu setempat dijemput sama rekan perwakilan yang mengantarkan kami ke hotel aston ambon dengan view yang ajibbb.. sebelum sempat mencari kolam mana kolam seperti biasa.. kolamnya tepat didepan beranda kamar taaddaaaaaa.. view yang luar biasa, namun karena capek terpaksa kasur mana kasur??
view dr teras hotel aston natsepamasih dari teras

Siangnya melapor seadanya di pimpinan perwakilan setempat dan mengecek kondisi yang harus kami kerjakan esoknya. Sorenya sebelum diantar balik ke hotel diajak makan Rujak + air kelapa di tepi Pantai Natsepa dengan view seperti taddaaaaaaa.....
Natsepa diff angle of natsepa
pantainya masih jernih berasa tenang abisss...
rujak natsepa di pinggir pantai view sambli makan rujak

Esoknya sepulang menyelesaikan tugas akhirnya menikmati renang di kolam hotel ditemani sunset yang luar biasa.. pengalaman supranatural yang luar biasa, Hal seperti inilah yang membuat gw tergila-gila akan traveling..

Esoknya lagi menyelesaikan pekerjaan sampai malam dan nyambung di hotel ngerjain laporan sampai dini hari, supaya bisa snorkling keesokan harinya..
christinanya lagi galau #gombalgagal
dan tadaaaa.. menikmati coral dan keindahan bawah laut dengan snorkle, google,fin n gak make body vest , ngikutin ikan yang indah ampe gak nyadar klo udah ditengah laut.. sayang nafas tidak cukup kuat karena pengaruh tembakau dan nikotin yg akhirnya menyadarkan saya selain tentunya nasehat dari orang2 tersayang bahwa gw harus berhenti merokok.. harus bisa berhenti (*sugesti diri sendiri).
narsis najis
capek napas abis
gak jelas persiapan snorkling apa nangkap ikan

capek abis maen2 aer.. tiba2 semacam laperr kemudian makanlah kami buah yang diberi nama duren di pinggir jalan
ini duren yah? enak juga haahha..

tidak hanya sampai disitu malamnya kami diculik lagi ama rekan2 perwakilan ke pemandian aer panas *berasa dewan jenderal*
Pemandian Aer panas
ini air panas jenderal!!! iya panas beuuddd berasa sauna (kek pernah aja hehehe..) pokonya semacam itu..  untungnya gw maennya bentar doang bisa kisut gw pulang2 hahaha... dan laperpun terjadi lagi untung ada nasi pedas :D yang dibawa rekan2 perwakilan dengan teh anget, sesuatu banget kekompakan rekan2 disini *jempol gw, ditinggal disana saking salutnya ama kekompakan mereka!! cayoo!!

[Pesan Sponsor]
No matter how perfect our Presentations, Allah judges us by our Intentions.

A professor began his class by holding up a glass with some water in it.
He held it up for all to see and asked the students, ‘How much do you think this glass weighs?
’50 grams!’…. ’100 grams!’…… ’125 grams’ …… the students answered.
‘I really don’t know unless I weigh it,’ said the professor.
'But, my question is: What would happen if I held it up like this for a few minutes?’ ‘Nothing’ the students said.
‘Ok! What would happen if I held it up like this for an hour?’ the professor asked.
‘Your arm would begin to ache’, said one of the students.
‘You’re right, now what would happen if I held it for a day?
’‘Your arm could go numb, you might have severe muscle stress and paralysis and have to go to hospital for sure!’ ventured another student; and all the students laughed.
‘Very good. But during all this, did the weight of the glass change?’ asked the professor.
‘No’ said the students.
‘Then what caused the arm ache and the muscle stress?’
The students were puzzled.‘Put the glass down!’ shouted one of the students.
‘Exactly!’ said the professor.

Life’s problems are something like this. Hold it for a few minutes in your head and they seem okay. Think of them for a long time & they begin to ache. Hold it even longer & they begin to paralyze you. You won't be able to do anything. It’s important to think of the challenges (problems) in your life, but EVEN MORE IMPORTANT is to have trust in Allah SWT. To ‘put them down’ at the end of every day before you go to sleep.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.